Pada kesempatan ini, Wali Kota Munafri juga menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh kader KB, terutama Penyuluh Pembantu Keluarga Berencana Desa (PPKBD), yang disebutnya sebagai garda terdepan pembangunan keluarga.
“Pengabdian para kader sangat berarti bagi pemerintah kota. Mereka bekerja sunyi, tetapi hasilnya dirasakan nyata oleh ribuan keluarga di Makassar,” ungkap Munafri.
Ketua IKA FH Unhas itu menjelaskan, bahwa peran kader sangat menentukan keberhasilan program pembangunan keluarga.
Kader memastikan edukasi keluarga berjalan, layanan dasar menjangkau warga rentan, serta memberikan informasi dini kepada pemerintah terkait persoalan sosial di lapangan.
Data yang dikumpulkan, pendampingan yang dilakukan, dan kepedulian yang ditunjukkan menjadi fondasi kebijakan publik yang tepat sasaran.
“Tanpa kader KB, komitmen pemerintah menghadirkan kota yang inklusif dan aman akan kehilangan pijakan,” tegasnya.

Appi menegaskan bahwa pembangunan keluarga bukan hanya menyasar generasi muda, tetapi juga wajib memberikan penghormatan kepada para lansia yang telah berkontribusi besar bagi kota ini.
“Kehadiran para lansia mengingatkan bahwa harmoni sosial terwujud ketika setiap generasi saling merawat dan menghargai,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa seluruh lapisan masyarakat, mulai dari balita, remaja, ibu hamil, keluarga berisiko, hingga lansia adalah tanggung jawab Pemerintah Kota Makassar.
Lanjut dia, Kader KB menjadi penyambung langsung antara kebutuhan masyarakat dan layanan pemerintah.
“Kerja kader harus memberi dampak nyata, dirasakan setiap keluarga, dan menjadi kekuatan bersama dalam membangun keluarga Makassar yang tangguh, sehat, dan siap menghadapi setiap tantangan,” tutup Appi.
Sedangkan, Kepala Dinas PP dan KB Kota Makassar, Andi Irwan Bangsawan, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT Kota Makassar ke-418.
Momentum tersebut, kata Irwan, menjadi sarana untuk memperkuat kebersamaan antara pemerintah, kader, dan masyarakat.
Baca Juga : Cegah Bentrokan Berulang, Wali Kota Makassar Perkuat Posko Penjagaan dan Siapkan Program Pemberdayaan Remaja
“Kegiatan ini mempertemukan kader institusi masyarakat pedesaan atau IMP dengan pemerintah daerah untuk merajut harmoni dan membangun kebersamaan,” jelasnya.
Ia memaparkan lima tujuan utama kegiatan, yaitu pertama, memperkuat peran kader PPKBD dan Sub-PPKBD dalam pelaksanaan program Bangga Kencana.
Kedua, meningkatkan kesehatan dan kebugaran lansia melalui keterlibatan aktif dalam kegiatan fisik. Ketiga, mewujudkan kolaborasi antara pemerintah, kader, dan masyarakat.
Keempat, menyampaikan pesan pembangunan keluarga menuju keluarga tangguh dan generasi unggul. Dan Kelima, membuka ruang sinergi dan komunikasi antara kader dan lansia.

