Perumda Parkir Makassar Uji Coba Parkir Digital, Jukir Wajo Dibekali Bimtek dan Sistem Struk Elektronik

MAKASSAR, KORANMAKASSAR.COM — Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Parkir Makassar mulai menguji coba sistem parkir digital dalam pengelolaan parkir on-street dengan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Juru Parkir Digital bagi petugas di wilayah Kecamatan Wajo, Minggu (1/2/26).

Kegiatan ini dibuka langsung Direktur Utama Perumda Parkir Makassar, Adi Rasyid Ali, didampingi Direktur Operasional Andi Ryan Adrianto, sebagai langkah peningkatan kualitas layanan sekaligus menjawab keluhan masyarakat terkait transparansi pembayaran parkir.

Sejumlah pejabat internal turut hadir, di antaranya tenaga ahli pendamping direksi, para kepala bagian, kepala seksi, serta koordinator kecamatan yang bertugas di masing-masing wilayah.

Dalam sambutannya, Adi Rasyid Ali menegaskan bahwa digitalisasi menjadi bagian dari komitmen manajemen untuk menghadirkan sistem parkir yang lebih tertib, profesional, dan akuntabel.

Baca Juga ; Direksi Baru Belum Setahun, PD Parkir Makassar Proyeksi Laba Rp2,5 Miliar dan Dividen Tembus Rp2 Miliar

“Mulai 2 hingga 18 Februari 2026, kami akan melakukan uji coba di 13 titik parkir di luar Jalan Sulawesi. Setiap kendaraan yang parkir akan direkam melalui smartphone petugas, dan pengguna akan menerima struk parkir resmi,” jelasnya.

Menurutnya, penggunaan struk tidak hanya sebagai bukti pembayaran yang sah, tetapi juga menjadi bagian dari program undian berhadiah.

Selama masa uji coba, undian akan dilakukan setiap tiga hari sekali dan diumumkan melalui akun Instagram Humas Perumda Parkir Makassar Raya.

Baca Juga : Pengamat: Ketegasan Wali Kota Munafri Tertibkan Parkir Liar hingga PKL, Dinilai Tepat Menata Makassar

“Kami mengajak masyarakat membiasakan meminta struk parkir. Selain sebagai bukti resmi, struk ini juga memberi kesempatan mendapatkan hadiah menarik seperti handphone dan perangkat elektronik lainnya,” tambahnya.

Melalui program ini, Perumda Parkir Makassar berharap tercipta budaya parkir yang lebih tertib, peningkatan profesionalisme juru parkir, serta tumbuhnya kepercayaan publik terhadap sistem parkir yang transparan dan modern. (*)

Komentar