MAKASSAR, KORANMAKASSAR.COM – Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPC Partai Demokrat Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menegaskan bahwa konsolidasi internal dan penguatan kapasitas kader menjadi strategi utama dalam membesarkan Partai Demokrat di Kota Makassar.
Penegasan tersebut disampaikan Aliyah Mustika Ilham saat menghadiri Bimbingan Teknis (Bimtek) Pendidikan Politik dan Orientasi Partai Demokrat Kota Makassar yang digelar di Hotel Four Points by Sheraton Makassar, Jalan Andi Djemma, Selasa (23/12/2025).
Kegiatan yang diikuti sekitar 200 peserta ini melibatkan pengurus DPC, PAC, kader Partai Demokrat se-Kota Makassar, serta Perempuan Demokrat Republik Indonesia (PDRI).
Bimtek ini menjadi momentum penting konsolidasi struktural sekaligus penguatan ideologis partai menjelang agenda-agenda politik ke depan.
Dalam sambutannya, Aliyah Mustika Ilham menegaskan bahwa pendidikan politik bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan instrumen strategis untuk membangun militansi kader, memperkuat soliditas organisasi, dan menyatukan langkah politik Partai Demokrat Makassar.

“Pendidikan politik adalah fondasi penting untuk memperkuat kapasitas kader dan kesiapan partai menghadapi dinamika politik ke depan. Konsolidasi internal harus terus diperkuat, dan kegiatan seperti ini akan kita laksanakan secara rutin sebagai bagian dari evaluasi dan penguatan Partai Demokrat di Kota Makassar,” tegas Aliyah.
Ketua FKPPI Sulsel ini juga menekankan pentingnya peran kader sebagai ujung tombak partai di tengah masyarakat dengan mengedepankan politik yang beretika, solutif, dan berpihak pada kepentingan rakyat.
Sejalan dengan itu, Ketua DPD Partai Demokrat Sulawesi Selatan, Ni’matullah, dalam arahannya menegaskan bahwa kekuatan Partai Demokrat harus dibangun melalui konsolidasi struktur yang solid, kerja-kerja nyata yang berkelanjutan, serta komunikasi politik yang efektif.
Baca Juga ; Wali Kota Makassar Sambut Fraksi Demokrat, Sepakat Benahi TPI Paotere yang Terhambat Status Aset
Ia secara khusus menyoroti pentingnya publikasi dan penguasaan media sebagai bagian dari strategi politik modern.
“Apa yang kita kerjakan dengan baik harus dipublikasikan dengan baik pula. Media sosial dan media online menjadi sarana strategis untuk memperkenalkan kerja-kerja Partai Demokrat agar semakin dikenal, dipercaya, dan semakin besar di tengah masyarakat,” ujar Ni’matullah.
Ni’matullah juga menyampaikan arahan Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), agar seluruh kader menjalankan politik yang santun, beretika, serta tidak menyakiti hati rakyat, khususnya dalam penggunaan media sosial yang rawan menimbulkan polemik.
Selain itu, AHY menekankan pentingnya optimalisasi media sosial dan media online sebagai alat strategis dalam memperkuat citra dan kehadiran Partai Demokrat di tengah masyarakat. Seluruh jajaran partai diinstruksikan aktif mempublikasikan kegiatan dan kerja-kerja kader.

