ENREKANG, KORANMAKASSAR.COM — Bentuk kepedulian terhadap masyarakat kurang mampu kembali ditunjukkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Enrekang. Melalui program Bedah Rumah, BAZNAS membantu mewujudkan rumah layak huni bagi warga di Kelurahan Bangkala, Kecamatan Maiwa, pada Jumat (7/11/2025).
Kegiatan sosial ini menjadi bukti nyata sinergi antara BAZNAS, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan warga. Turut hadir dalam penyaluran bantuan tersebut, Wakil Ketua II BAZNAS Enrekang Baharuddin, Camat Maiwa Amirullah, perwakilan UPZ Maiwa Agus As, Babinsa Polsek, serta sejumlah tokoh masyarakat. Suasana haru dan penuh keakraban menyelimuti acara tersebut.
Baharuddin menjelaskan, program bedah rumah ini dijalankan dengan konsep gotong royong dan partisipatif, melibatkan masyarakat sekitar agar manfaatnya lebih luas. BAZNAS menyalurkan dana stimulan sebesar Rp15 juta sebagai modal awal pembangunan rumah.
“Kegiatan ini merupakan wujud nyata dari pengelolaan zakat yang amanah dan tepat sasaran. Kami ingin memastikan zakat benar-benar dirasakan manfaatnya oleh mereka yang berhak,” ujar Baharuddin.
Penerima bantuan kali ini adalah Muh Ali, seorang pemuda yang telah menantikan rumah layak huni selama 18 tahun. Baharuddin menyampaikan rasa syukur karena BAZNAS dapat menjadi fasilitator untuk mewujudkan impian tersebut.
Baca Juga : Kembali, Baznas Enrekang Serahkan Bantuan RTLH Senilai Rp15 Juta di Desa Lura
“Alhamdulillah, BAZNAS hadir untuk membantu mewujudkan harapan Pak Ali. Kami juga berterima kasih kepada para muzakki yang rutin menunaikan ZIS melalui BAZNAS Enrekang. Karena mereka, senyum bahagia para mustahik bisa terwujud,” tambahnya.
Program Bedah Rumah menjadi salah satu langkah konkret BAZNAS Enrekang dalam memperkuat kepedulian sosial dan mendorong peningkatan kualitas hidup warga. Setiap penerima bantuan dipastikan memenuhi kriteria, termasuk memiliki KTP dan KK Kabupaten Enrekang, serta Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM).
Melalui program ini, BAZNAS berharap dapat terus menjadi jembatan antara para dermawan dan masyarakat yang membutuhkan, serta menumbuhkan semangat gotong royong di tengah masyarakat Enrekang. (ZF)

