“Jadi indonesia akan mencapai tujuannya (Indonesia Emas) kalau semua ASN jelas kompasnya jelas jangkarnya. Jangan seperti saya dulu masuk ASN tidak punya kompas dan jangkar. Kalau ditanya kenapa jadi ASN, karena saya bisa dapat uang pensiun. Dan itu ternyata keliru,” ucapnya.
Ada 3 kearifan ASN ber-AKHLAK meliputi kearifan intelektual di mana aturan perundang-undangan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah.
Kearifan lokal itu di mana agama, budaya sesuai daerah masing masing, sedangkan kearifan spiritual adalah nilai- nilai sejati universal dari seluruh bangsa indonesia yang menerima ber-AKHLAK bukan karena aturan tapi karena hati Nurani.
Guna mewujudkan mimpi Indonesia tersebut, sejatinya, core values ber-AKHLAK juga perlu ditanamkan kepada seluruh rakyat dari hulu hingga hilir. Namun dirinya juga tidak menutup mata jika terdapat banyak tantangan yang harus dihadapi bersama salah satunya mengenai mental block.

Mental block atau disebut juga dengan mental blocking adalah kondisi ketika otak terhalang dalam mengakses kreativitas, motivasi, atau produktivitas.
Seperti halnya mesin, otak juga bisa mengalami gangguan fungsi sementara sehingga membuatnya bekerja lebih lambat. Tantangan terberat lainnya adanya perubahan zaman, teknologi, birokrasi, kepemimpinan, bak tsunami yang silih berganti.
Langkah untuk menuju ke Indonesia Emas dengan masuk di era revolusi 4.0. Dimana semua lini kehidupan menjadi VUCA. Volatility berubah dengan cepat; semua Uncertainty tidak ada kepastian; Complexity terlalu banyak aturan dan semua Ambiguity tidak ada kejelasan.
baca juga : Upaya BPSDM Kemendagri Kembangkan Kompetensi ASN dengan Corporate University
“Perubahan ini harus dijawab dan jawabannya adalah core values ber-AKHLAK untuk menuju Indonesia Emas di tahun 2045. Seberapa kuat kita ingin berubah dan membuat sebuah perubahan dan komitmen untuk berubah,” ucapnya.
“Seandainya Core values ASN Berakhlak disambut seluruh Indonesia, saya optimis Indonesia emas 2045 akan menjadi kenyataan. Kalau belum bisa beraklak cukup satu saja akuntabel. Indonesia bisa sejajar dengan 5 negara besar dunia,” tambahnya
Pada kesempatan yang sama, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kemendagri Sugeng Hariyono mengapresiasi dan mendukung langkah yang akan dituju pemerintah menuju Indonesia Emas pada 2045 tersebut melelui core values ASN Ber-AKHLAK.
“Saya berharap ke depan ASN utamanya milenial bisa menjadi garda terdepan dalam mewujudan Indonesia Emas 2045,” ungkap Sugeng. (*)

