Dalam sambutannya, Joko Widodo menyampaikan, merdeka Ekspor adalah momentum penguatan ekspor komoditas pertanian Indonesia dan menandai kebangkitan ekonomi nasional di tengah pandemi Covid-19.
Sebab kata Joko Widodo, sektor pertanian merupakan salah satu sektor yang mampu bertahan dari hantaman pandemi, hal itu terbukti dari ekspor pertanian di tahun 2020 mencapai Rp451,8 triliun, naik 15,79 persen dibandingkan tahun 2019 Rp390,6 triliun dan pada semester pertama tahun 2021 periode Januari-Juni mencapai Rp282,86 triliun, naik 14,05 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2020 yaitu sebesar Rp202,05 triliun.
baca juga : HUT 60 Tahun, Bupati Sinjai Pimpin Upacara Ulang Janji Pramuka
“Peningkatan ekspor komoditas pertanian ini berdampak pada peningkatan kesejahteraan petani menurut saya ini sebuah kabar yang baik yang bisa memacu semangat petani-petani kita untuk tetap produktif di masa pandemi”, pungkasnya.
Joko Widodo berharap hilirisasi dapat dilakukan, juga mekanisasi pengembangan produk hingga promosi produk berbasis digital.
“Ini yang harus kita kembangkan agar produk-produk pertanian kita semakin dikenal luas dan semakin kompetitif baik pasar dalam negeri dan luar negeri juga harus terus kita perkuat”, tandasnya.
Pelepasan Ekspor Komoditi pertanian provinsi Sulsel, Bupati ASA didampingi Kepala Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan Sinjai, H Kamaruddin, serta Kadis Kominfo dan Persandian Sinjai, Tamzil Binawan. (Humas Kominfo)

