TAKALAR, KORANMAKASSAR.COM — Merasa benar, Kepsek SMPN 3 Takalar menantang aktifis untuk melaporkan dirinya soal dana BOS dikejaksaan.
Saat dikonfirmasi langsung via WhatsApp, Kepala Sekolah malah menantang aktifis melaporkan apabila ada bukti soal korupsi dana bos SMPN 3 Takalar.
Merasa kebal hukum, Kepala sekolah seakan menantang aktifis. Aktifis Muslim Tarru yang juga sekretaris IWO Kabupaten Takalar mengatakan siap menerima tantangan itu dan apabila tidak lengkap bukti maka tidak mungkin berani mengungkap dugaan dana BOS di SMP Negeri 3 Takalar Polongbangkeng Selatan.
Baca Juga : Bersoal Intimidasi Wartawan, Ketua IWO Sulsel Kecam Oknum Honorer SMPN 3 Takalar
“Kita tunggu APH membuktikan salah benarnya Kepala Sekolah dalam kasus dugaan korupsi dana BOS SMP Negeri 3 Takalar ini. Hak kepala sekolah itu menjawab berita viral dugaan dana korupsi ini. Saya dan beberapa teman media dan aktifis masih akan memantau terus kasus ini. Kami akan mendesak APH untuk segera melakukan pemeriksaan agar terang benderang ini kasus”, tegas Muslim Tarru, Rabu (15/10/25).
Terpisah Ketua IWO Sulawesi Selatan juga telah memantau perkembangan ini, dan akan membantu pengurusnya di IWO Takalar dalam pengungkapan kasus dugaan korupsi dana BOS SMPN 3 Takalar.
Baca Juga : Terkait Penyalahgunaan Dana BOS, Bendahara SMPN 3 Takalar Sindir Penggiat Anti Korupsi Via WA
APH diharapkan bisa mengungkap fakta dugaan ini dan bisa segera gelar perkara seperti yang telah dilakukan dengan SMP 2 Galesong.
Muslim Tarru juga mengapresiasi kinerja yang telah dilakukan oleh Kajari Takalar dan jajarannya yang telah mengungkap korupsi dana bos SMP Negeri 2 Galesong. (*)

