“Dengan harapan bahwa, agar selama melakukan kegiatan KKP perlihatkanlah ketiga sikap ini, integritas, kejujuran, akhlakul karimah, jangan sampai menimbulkan kesan “begitukah Mahasisw FEB Unismuh”, hadirkan selalu sikap dan perilaku selama berKKP adalah akhlakul karimah, kita tidak ingin mendengar cerita yang kurang berkenan dari tempat kita ber KKP, perlihatkanlah akhlakul karimah terutama dalam penerapan ibadah sholat, saya selalu menekankan bahwa pentingnya masalah Sholat, karena inilah yang menjadi penilaian kalau waktu sholat tiba sepanjang tidak ada pekerjaan yang mendesak, mahasiswa harus menjadi yang terdepan didalam pelaksanaan ibadah sholat karena itulah yang menjadi penilian,” ungkapnya.
Lebih lanjut Nakhoda FEB Unismuh ini menyampaikan bahwa sikap profesionalisme ini juga harus ditumbuhkan, artinya bahwa kita bekerja selama berKKP sesuai dengan kompetensi bidang keilmuan.
“Selama berkegiatan cobalah selalu punya inisiatf, jangan menunggu instruksi baru bekerja, jangan juga sebaliknya pekerjaan kita lakukan semua tanpa koordinasi, karena ditempat kita ada dosen pembimbing lapangan dari instansi tempat KKP dan dosen pembimbing dari FEB. Selalulah melakukan koordinasi dengan dua dosen pembimbing,”

Andi Jamán menuturkan bahwa marilah menjaga nama baik almamater kita, kita harus menjadi contoh terdepan didalam menjaga nama baik Unismuh kita ini, bagaimana nantinya bisa menyusun laporan,
“kegiatan laporan itu dilakukan setiap hari, semoga kegiatan pembekalan ini bisa berefek pada kinerja selama berKKP, ada hal yang tidak dipahami, hambatan jangan dipendam sendiri, berkoordinasilah dengan dua dosen pembimbing yang sudah disiapkan,” tukasnya.
Di tempat yang sama mewakili Rektor Unismuh Makassar Andi Sukri Syamsuru M.Hum menyampaikan bahwa terkhusu untuk peserta bahwa KKP ini adalah wajib sebuah bagian mata kuliah yang harus dilulusi oleh para Mahasiswa tidak bisa mendapatkan gelar sarjana kalau tidak lulus dalam mengikuti kegiatan KKP hari ini.
baca juga : Hadiri Milad Unismuh ke-59, Walikota Makassar : Mari Wujudkan Metaverse Bersama
“Ini adalah sebuah program pembelajaran para mahasiswa diluar kampus, oleh menteri Pendidikan ini adalah bagian dari MBKM pada lingkaran ke 6 yaitu Kuliah Kerja Nyata dalam bentuk Tematik, dan saya kira ini adalah bentuk tematik karena bertemakan aspek dalam bentuk ekonomi, dengan KKP telah menunjukkan eksistensi Unismuh Makassar sebagai perguruan Tinggi yang menjunjung tinggi tridharma atau catur darma,” ungkapnya.
Lebih lanjut Wakil Rektor II Unismuh Makassar ini menambahkan bahwa saya mengharapkan bahwa yang ikut KKP hari ini selain mengimplentasikan selama kuliah enam semester sebelum KKP juga harus belajar tentang untuk mendapatkan informasi bagaimana masyarakat itu, sesungguhnya KKP bisa menjadikan sebagai ajang mahasiswa untuk mencari data dalam menyusun skrip penyelesaian akhir.

