MAKASSAR, KORANMAKASSAR.COM — Dengan melihat kondisi Pertanian Indonesia yang saat ini mengalami tantangan serius, tidak hanya dalam bidang kualitas produk, fluktuasi harga, banjirnya impor, serangan hama penyakit, namun juga pada menurunnya jumlah petani.
Badan Pusat Statistik 2012 mencatat jumlah petani mengalami penyusutan sebanyak lima juta rumah tangga petani. Usia petani pun sudah menua, sebanyak 60,8% berusia di atas 45 tahun dengan pendidikan hanya tingkat SD, dan kapasitas menerapkan teknologi baru yang rendah. Sementara proses regenerasi berjalan sangat lambat, dengan prosentase sebesar 15,15% pada kelompok usia 15-39 tahun.
Selain Pemerintah dan Perguruan Tinggi yang telah melakukan beberapa upaya untuk meningkatkan minat anak muda seperti, revitalisasi SMK Pertanian, Karang Taruna Sulsel juga telah membentuk unit kerja yakni Taruna Tani.
Upaya tersebut dilakukan Karang Taruna adalah sebagai wadah generasi muda untuk mengembangkan diri, tumbuh, dan berkembang atas dasar kesadaran serta tanggung jawab sosial dari, oleh, dan untuk generasi muda, yang berorientasi pada tercapainya kesejahteraan sosial bagi masyarakat khususnya di bidang pertanian.
“Karena Karang Taruna mengemban misi tulus, ikhlas, dan penuh rasa manusiawi dalam upaya mengatasi segala bentuk permasalahan generasi muda. Peranannya senantiasa dibutuhkan kapan saja dan di mana saja demi terwujudnya masa depan yang lebih cerah bagi generasi muda, bangsa, negara, dan seluruh masyarakat Indonesia”, jelas Ketua KT Sulsel, Harmansyah usai memberikan mandat pembentukan unit kerja Taruna Tani Sulsel kepada Andi Hasruddin Nur, jumat (22/7/22) di Makassar.
baca juga : Karang Taruna Sulsel Akan Dukung Pemerintah Mengatur Distribusi dan HET Minyak Goreng
Mandat pembentukan Unit Kerja Karang Taruna (UKKT) Taruna Tani Karang Taruna Sulsel ini, Harmansyah berharap kedepannya pemberdayaan petani dalam menopang kebutuhan surplus pangan sangat dibutuhkan keterlibatan dan peran pemuda.
“Mandat ini kami serahkan di Makassar, kami yakin Andi Hasruddin Nur yang sudah membina banyak petani ini mampu dan bisa membangkitkan perekonomian dan upaya social preneur”, ucap Harmansyah.
Ditempat yang sama, Andi Hasruddin Nur mengakui amanah yang diberikan kepadanya adalah tantangan yang cukup berat mengingat kondisi pertanian menghadapi berbagai persoalan serius.
“InsyaAllah meski tantangan berat namun ada harapan besar menanti para petani serta pemuda kedepan, mandat ini setelah diserahkan kami siap membentuk segera Taruna Tani Sulsel”, pungkas Andi Hasruddin. (*)

