Kepala Bappeda Makassar : APBD 2021 Diproyeksikan Alami Penurunan

KORANMAKASSAR.COM — Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Makassar, Andi Hadija Iriani mengatakan, proyeksi APBD 2021 tidak jauh beda dengan tahun ini. Meski diakui mengalami penurunan akibat pandemi.

Jika merujuk pada APBD 2020, anggaran pendapatan Kota Makassar mencapai Rp4,1 triliun. Rinciannya, PAD Rp1,7 triliun, dana perimbangan Rp1,8 triliun, serta lain-lain pendapatan yang sah Rp537 miliar. Sedangkan, untuk anggaran belanja daerah berkisar Rp4,2 triliun. Rinciannya, Rp1,6 triliun belanja tidak langsung dan Rp2,5 belanja langsung.

“Proyeksi kita sama dengan APBD 2020, ini masih sebatas rancangan. Jika pemkot dan dewan sepakat kita lanjutkan ke pembahasa APBD 2021,” ujarnya, kamis (22/10/20)

Sementara, Anggota Banggar  DPRD Kota Makassar, Mario David mengaku belum menerima draf KUA-PPAS untuk tahun anggaran 2021. Meski begitu, ia meminta kepada pemkot Makassar untuk menyusun program yang output dan outcomenya langsung dirasakan masyarakat.

“Buat program yang manfaatnya langsung dinikmati masyarakat. Jadi tidak apa-apa jangka pendek dulu, jangka panjang nantilah,” ujar Mario.

baca juga : Bappeda Kota Makassar Dorong Pemulihan Ekonomi Melalui Dana CSR

Meski begitu, proyek-proyek fisik yang sempat diusul di APBD-P dan dinilai memiliki asas manfaat jangka panjang tetap menjadi pertimbangan. Itupun jika proyeksi anggaran pemkot Makassar memadai.

“Sebagian jangka pendek, sebagian lagi jangka panjang itu boleh. Jadi jangan semua program jangka panjang dan kita tinggalkan jangka pendek yang dirasakan langsung manfaatnya. Seperti, kesehatan, pendidikan, dan penguatan ekonomi rakyat,” paparnya. (*)