Kepala BNPB: Koordinasi Penanganan Bencana NTT dan NTB di Lapangan Telah Berjalan Baik

Untuk mendukung kelancaran distribusi pasokan logistik, BNPB juga tengah mengerahkan empat unit helikopter yang nantinya akan beroperasi di Adonara, Lembata, Larantuka, dan wilayah sekitarnya. Selain itu, satu unit pesawat kargo juga disiapsiagakan.

“BNPB juga akan menyiagakan satu pesawat kargo di Kupang yang bisa membantu mendistribusi logistik baik ke daerah Alor, kemudian Lembata, juga kawasan lain yang membutuhkan,” tutur Doni.

Doni menjelaskan, saat ini fasilitas kesehatan darurat sudah berdiri di hampir semua lokasi bencana. Meski demikian, perlu diakui bahwa tenaga kesehatan yang ada di lokasi masih sangat terbatas.

baca juga : Empat Instruksi Presiden untuk Maksimalkan Upaya Penanganan Bencana di NTT dan NTB

Terkait hal tersebut, Kementerian Kesehatan sudah berkoordinasi untuk mendatangkan para dokter dan tenaga medis dari beberapa provinsi, termasuk di antaranya dari Sulawesi Selatan dan Jawa Timur.

Adapun terkait kerusakan rumah warga, Doni menjelaskan, pemerintah akan memberikan bantuan kepada warga untuk membangun kembali rumah-rumah mereka. Bantuan telah disiapkan untuk pembangunan rumah-rumah warga yang mengalami kerusakan berat, sedang, maupun ringan.

“Pemerintah, sebagaimana yang telah ditugaskan oleh Bapak Presiden, akan membangun rumah-rumah yang rusak berat, sedang, dan ringan di mana anggaran yang disiapkan oleh pemerintah pusat untuk rusak berat itu adalah Rp50 juta, rusak sedang Rp25 juta, dan rusak ringan Rp10 juta,” ucapnya. (*)