“Berbagai strategi yang diimplementasikan antara lain menggunakan sistem terstruktur dan berkesinambungan antara perawatan pesawat (maintenance), tim operasional serta keputusan yang cepat (quick action) guna menentukan rotasi baru apabila ada hambatan yang terjadi di lapangan (irregularities) guna mengurai dampak keterlambatan penerbangan’, jelas Danang.
Panduan dan prosedur dengan skala prioritas telah ditetapkan untuk mengelola tingkat dan dampak atau gangguan terhadap ketepatan waktu penerbangan. Matriks prioritas penerbangan memperhitungkan aspek kapasitas kursi angkut, daya muat kargo, jumlah koneksi penerbangan, pilihan penerbangan alternatif bagi penumpang dan lainnya yang dibuat sebagai salah satu referensi atau dasar pengambilan keputusan terkait meminimalisir penundaan dan pembatalan lanjutan.
baca juga : Lion Air Merayakan Puncak Agenda Sumpah Pemuda dan Hari Pahlawan di Ketinggian 33.000 Kaki
“Lion Air dan Wings Air turut menyampaikan apresiasi kepada setiap penumpang atas kontribusi terhadap tingkat ketepatan waktu penerbangan, mulai dari proses pelaporan (check-in) hingga tiba di bandar udara tujuan. Hal tersebut mampu menunjang kelancaran operasional”, sambungnya.
Pada kesempatan yang sama, Lion Air dan Wings Air sangat berterima kasih atas peran aktif bekerja dalam membentuk ketepatan waktu dari kru pesawat dan karyawan di seluruh jaringan. Lion Air dan Wings Air juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang sudah terlibat dan mendukung penuh terkait operasional penerbangan serta memperlancar proses perjalanan udara bagi penumpang, pungkas Danang. (*)

