Menyiapkan 1000 Mbps, Pengusaha Ini Akan Wujudkan Kampung Online di Sinjai

SINJAI, KORANMAKASSAR.COM — Kabar gembira menghampiri warga di Kabupaten Sinjai. Jika selama ini beberapa dari mereka, terutama yang berada di wilayah pelosok kesulitan untuk mengakses internet, kini permasalahan tersebut akan terselesaikan. Pasalnya pengusaha ini bersama perusahaan Internet Service Provider Nasional bakal memberikan akses internet secara unlimited dengan kecepatan tinggi.

“InsaAllah dengan program yakni VoucherKU. Warga bisa memperoleh voucher sebesar Rp 5000-50000 dengan membelinya di Gerai gerai di kampung kampung yang nantinya bekerja sama dengan kami, voucher ini nantinya digunakan untuk mengakses internet tanpa batasan kuota selama 3 – 30 hari di area titik titik akses hotspot”, ungkap Adi dalam rilisnya, rabu (3/9/20)

Menurutnya, bahwa program kami ini merupakan terobosan untuk menyalurkan internet hingga ke pelosok kampung. Apalagi jika mengingat keberadaan internet saat ini sudah menjadi kebutuhan penting di masa pandemi yg masih belum pasti kapan akan normal kembali.

Perkembangan zaman memaksa segala sesuatunya serba online hingga terasa lebih praktis. Tentu dengan adanya program voucherKU bisa menjadi angin segar bagi warga yang kesulitan mendapatkan internet.

Dengan Infrastruktur tower relay triangle yg telah kami bangun ,Insa Allah akhir Tahun ini sebagian besar wilayah desa di sinjai terkoneksi jaringan kami. Untuk menjalankan program Voucer KU , Dengan bandwidth 1000 mbps yang kami akan siapkan, kami yakin semua kampung terkhusus yang masuk wilayah blank spot bisa menikmati internet dengan lancar.

baca juga : PAC Pemuda Pancasila Sinjai Selatan Bantu Warga yang Rumahnya Tertimpa Pohon

“Terkait wilayah blank spot. ini skala prioritas kami. kami target akhir tahun ini akan terkoneksi titik titik hospot di daerah tersebut”, ujar Adi mempertegas pernyataannya.

Menurutnya, program voucherKU ini adalah program kedua di Indonesia setelah kab. Kulon Progo. Tentu dengan kehadirannya ia berharap bisa menjadi solusi masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas ini dengan baik. (*)