Polres Gowa Edukasi Siswa SMPN 1 Manuju, Bentengi Pelajar dari Narkoba dan Kekerasan Seksual

GOWA, KORANMAKASSAR.COM — Upaya melindungi generasi muda dari ancaman narkotika dan berbagai bentuk kekerasan terus diperkuat. Polres Gowa menggelar dialog interaktif dan edukasi perlindungan anak di SMP Negeri 1 Manuju, Jumat (6/2/2026), sebagai langkah preventif membentengi pelajar sejak dini.

Kegiatan ini menghadirkan pemateri dari Satnarkoba Polres Gowa dan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA). Hadir langsung KBO Satnarkoba Polres Gowa, Hamzir, A.Md., S.H, serta Kanit PPA Polres Gowa, IPDA Nida Hanifah Djarnaji, S.Tr.I.K. Dialog diikuti para guru dan siswa dengan antusias.

Panitia pelaksana, Riswandi, S.PT, menjelaskan kegiatan tersebut bertujuan membekali pelajar dengan pemahaman tentang bahaya narkoba dan kekerasan, sekaligus memperkuat karakter serta ketahanan diri siswa.

 

Dalam pemaparannya, Hamzir menegaskan pelajar merupakan kelompok rentan yang kerap menjadi target peredaran narkoba.

Penyalahgunaan narkotika, kata dia, berdampak serius terhadap kesehatan fisik dan mental, merusak fungsi otak, menurunkan prestasi belajar, hingga berpotensi menyeret remaja pada persoalan hukum.

“Langkah terbaik adalah menjauhi narkoba sejak dini dan berani menolak setiap ajakan yang mencurigakan,” tegasnya.

Ia juga menekankan pencegahan tidak bisa hanya mengandalkan aparat penegak hukum, tetapi memerlukan sinergi sekolah, keluarga, dan lingkungan sosial melalui edukasi berkelanjutan.

Sementara itu, IPDA Nida Hanifah memaparkan materi tentang kekerasan seksual terhadap anak, termasuk persetubuhan, pemerkosaan, dan pencabulan. Ia menegaskan setiap anak berhak atas perlindungan hukum dan rasa aman.

baca juga : Jaga Integritas, Seluruh Personel Satresnarkoba Polres Gowa Jalani Tes Urine, Hasilnya Negatif

Menurutnya, setiap kasus yang melibatkan anak wajib didampingi orang tua serta pekerja sosial sesuai ketentuan perundang-undangan.

Ia juga menjelaskan dampak kekerasan seksual yang dapat memengaruhi kondisi psikologis, sosial, hingga masa depan korban.

IPDA Nida mengimbau pelajar agar tidak takut melapor jika mengalami atau mengetahui adanya tindak kekerasan di lingkungan sekitar.

Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta lingkungan sekolah yang aman, sehat, serta bebas dari narkoba dan kekerasan, sekaligus menumbuhkan keberanian siswa untuk menjaga dan melindungi diri mereka. (Restu)

Komentar