Dalam sambutannya, istri Wakil Gubernur DIY, GKRBAyA Paku Alam mengatakan pameran PDN Expo 2022 yang diikuti beberapa provinsi lain di Indonesia ini diharapkan dapat menjadi ajang sinergi dan promosi PDN agar lebih dikenal luas.
“Saya menyambut baik adanya Jogja PDN Expo 2022 ini karena bisa terjalin sinergi antara konsumen dan produsen. Sinergi ini juga untuk memperkenalkan berbagai PDN,” tuturnya.
“Kalau kita tidak kenal maka tidak akan sayang. Padahal kita harus mencintai produk-produk dalam negeri, produk-produk kita sendiri. Kalau tidak kenal, kita tidak akan membelinya, maka dengan adanya pameran-pameran seperti ini khususnya pameran produk dalam negeri, kita bisa tahu produk dari seluruh Indonesia itu luar biasa bagusnya, kualitasnya juga luar biasa,”urainya.
Ia juga menyebutkan bahwa PDN Indonesia tidak kalah dengan negara-negara lain. Namun memang harus diakui, yang menjadi masalah sampai saat ini adalah kurangnya promosi, termasuk promosi ke negara-negara lain.
“Monggo kita sama-sama berkolaborasi untuk memperkenalkan produk-produk kita sendiri ke seluruh daerah Indonesia maupun di luar negeri,” katanya.
baca juga : Disparekraf Kota Makassar dan Pemkot Yogyakarta Kerjasama Pengembangan Pariwisata
“Dan juga kita harus membeli produk-produk kita sendiri, tidak hanya produk-produk dari luar. Sebagai orang Indonesia kita harus mencintai produk-produk kita sendiri,”imbuh Gusti Putri.
Gusti Putri menambahkan, sinergi dan kolaborasi juga harus terus dilakukan untuk meningkatkan kreativitas guna menciptakan produk-produk yang kreatif dan inovatif.
Menurut dia, semua pihak yang terlibat harus mempunyai tekad yang besar dan semangat yang tinggi untuk memperkenalkan dan membuat produk-produk yang berkualitas.
“Semoga acara ini bisa berjalan dengan lancar dan sukses, juga laris manis tanjung kimpul,”pungkas Gusti Putri.
Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan DIY, Syam Arjayanti dalam sambutannya mengatakan Daerah Istimewa Yogyakarta merupakan daerah yang tidak terlalu luas namun menyimpan potensi besar untuk pengembangan industri kecil dan menengah.

