Selamat Kepada Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Tugas Besar Menanti Kapolri Baru

Lebih lanjut, Asrul juga menyoroti banyaknya anggota kepolisian yang bertindak represif dalam pengamanan atau pembubaran aksi-aksi demonstrasi. Menurutnya, Kapolri yang baru harus memberikan program edukasi kepada anggotanya dalam mengawal setiap gerakan mahasiswa dan rakyat sehingga tidak berlaku semena-mena dan represif dalam membubarkan aksi massa.

“LMND mendorong kepolisian di bawah kepemimpinan pak Sigit agar bersikap humanis dan tidak melakukan pendekatan represif terhadap gerakan demonstrasi,” pungkas Asrul.

Kemudian, Asrul juga mendorong Kapolri untuk membangun sinergitas dengan lembaga lainnya dalam upaya pemberantasan korupsi. Terlebih lagi, kepercayaan publik menurun terhadap kinerja kepolisian dalam hal pemberantasan korupsi sebab banyaknya kasus korupsi yang menyeret dan melibatkan oknum-oknum kepolisian.

“Kapolri baru harus mampu dan berani membongkar kasus korupsi yang melibatkan oknum-oknum kepolisian untuk mengembalikan tingkat kepercayaan publik,” tegas Asrul.

baca juga : Minimal Ada 5 Permasalah Pokok yang Menjadi Tugas Jenderal Listyo Sigit Prabowo Sebagai Kapolri

Selain itu, ia mendorong Kapolri yang baru untuk menindak tegas para korporasi-korporasi yang melanggar. Menurutnya, para korporasi memiliki dukungan yang kuat dari oknum-oknum tertentu.

“Para korporasi yang melanggar harus ditindak tegas oleh kepolisian di bawah kepemimpinan Kapolri walaupun mereka punya backingan yang kuat,” kata Asrul.

Terakhir, Asrul menyoroti rencana Kapolri Listyo Sigit Prabowo terkait pengaktifan kembali Pam Swakarsa. Menurutnya, di alam demokrasi liberal saat ini dan melihat historis Pam Swakarsa yang memiliki pengalaman kelam di masa lalu maka sebaiknya Pam Swakarsa tidak perlu dihidupkan lagi.