Technical Meeting Turnamen Liga Futsal Seri 5 Smansa Makassar, Junaldi Sampaikan Ini

MAKASSAR, KORANMAKASSAR.COM — Turnamen Liga Futsal Seri 5 Smansa Makassar yang merupakan putaran terakhir dari rangkaian Turnamen Futsal Liga Smansa Makassar akan digelar di Jakarta pada 27 hingga 28 Mei 2022.

Hal tersebut dipastikan dalam technical meeting yang digelar di Turatea Café Jl. Haji Bau Makassar yang dihadiri panitia dan perwakilan IKA Smansa lintas angkatan di antaranya perwakilan angkatan 81 dan ketua angkatan 89, Minggu (22/5/2022).

Selaku Ketua Bidang Olah Raga IKA Smansa, H. Junaldi Monoarfa menjelaskan bahwa, Kegiatan Liga Futsal Seri 5 melalui panitia Smansa’88 yang akan dilaksanakan di Jakarta ini merupakan puncak dari kegiatan Liga Futsal tahun ini.

“Saya sangat mengapresiasi adinda saya Ketua 88 begitupun ketua panitia yang begitu semangat dengan segala upaya luar biasa yang telah dilakukan sehingga kita tetap bisa bermain di Jakarta,” ungkapnya.

Menyinggung kepemimpinan Ketua Unum IKA Smansa Andi Ina Kartikasari dikaitkan dengan Turnamen Liga Futsal Seri 5 ini, Ketua IKA Smansa’82 ini mengatakan bahwa turnamen ini dampaknya akan luar biasa dan ini menjadi bahan cerita ke mana-mana. Di bawah kepemimpinan Ketua Umum kita Ibu Andi Ina Kartikasari IKA Smansa tidak berhenti berkegiatan, terutama kegiatan olahraga.

baca juga : Usung Tema Sportivitas dan Turisme, Kompetisi Futsal Smansa Makassar Seri 5 Akan Digelar di Jakarta

Lebih lanjut dikatakannya, Insyaallah setelah selesai turnamen ini kembali akan digelar putaran Liga Futsal Smansa Makassar yang nantinya akan melibatkan tiga zona angkatan yakni zona 80, zona 90, dan zona 2000 yang putarannya sempat tertunda akibat Pandemi Covid-19.

Terkait hal itu Junaldi berpesan agar semua tim tetap belatih guna mempertahankan apa yang telah dicapai saat ini.

“Untuk itu saya berpesan kepada teman-teman IKA Smansa Makassar setelah selesainya Liga Futsal Seri 5 ini jangan berhenti latihan. Tetap latihan terus karena apa yang kita sudah persiapkan sekarang kita sudah bagus sekali, karena kapan kita berhenti latihan maka kita akan kembali lagi dari nol,” tutupnya.

(Tim Pemberitaan IKA Smansa’82)