UPH Kampus Surabaya dan Lion Air Group Melaksanakan Program Sosial “Buku dan Gerakan Membaca untuk Makamenggit, Sumba Timur”

Executive Director UPH Kampus Surabaya, Dr. Ronald Suryaputra, ST., MM., CSMA, CDM, PMA mengatakan, “Kami atas nama civitas akademika Universitas Pelita Harapan (UPH) Kampus Surabaya menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada berbagai pihak (internal dan eksternal) dalam mendukung kegiatan sosial dengan memberikan (menyumbangkan) berbagai buku. Dukungan yang tak ternilai ini sangat berarti dan bermanfaat bagi saudara-saudara kita.”

“UPH Kampus Surabaya sangat berterima kasih kepada seluruh keluarga Yayasan Persekolahan Masehi khususnya SD Makamenggit atas penerimaan secara tulus dari kegiatan ini. Bagi kami, memberikan dampak positif: pertama, membantu saudara-saudara kita untuk melengkapi dan menambah berbagai sumber bacaan di sekolah tersebut. Kedua, dengan datang dan melakukan penyerahan langsung ke lokasi ini kami pergunakan sebagai bagian pembelajaran praktikum, menunjang materi perkuliahan tertentu dan akan terus memotivasi, inspirasi membangun kepedulian terhadap lingkungan sekitar, terutama yang sangat membutuhkan, ” kata Ronald.

Ronald menambahkan, “UPH Kampus Surabaya mengucapkan terima kasih kepada Lion Air Group senantiasa dapat berkolaborasi dengan baik, mampu memberikan pengalaman baru dari sinergitas industri penerbangan bersama pendidikan. Semoga di waktu yang akan datang, bisa terlaksana dengan agenda-agenda lainnya.”

Donasi Buku Waingapu – Lion Air Group x UPH Kampus Surabaya 6

Ketua Yayasan Persekolahan Masehi (YapMas), Pdt. Naftali Djoru mengungkapkan, “Kami berterima kasih kepada semua pihak yang sudah mengirimkan buku-buku. Seluruh anggota yayasan dan sekolah sangat terbuka ketika Lion Air Group dan UPH Kampus Surabaya akan berkunjung dalam rangka memberikan buku kepada SD Masehi Makamenggit. Kami menyambut baik atas inisiasi dan kegiatan langsung yang dilakukan Lion Air Group bersama UPH Kampus Surabaya. Hal ini merupakan pertama kali bagi kami mendapatkan dukungan kerjasama dari sektor penerbangan dan perguruan tinggi. Buku-buku akan kami pergunakan sebagai sumber referensi mata pelajaran yang sesuai, membuat ruang baca (pintar), pengelolaan  dan menghidupkan perpustakaan agar semakin mendorong minat baca dan belajar anak-anak khususnya SD Masehi Makamenggit.”

Sebagai informasi, SD Makamenggit didirikan pada 1948 sebagai salah satu perintis pendidikan dan pelatihan sejak dini untuk wilayah Sumba Timur. Lokasi ditempuh dengan berkendara sekitar 180 menit dari Kota Waingapu. Saat ini memiliki 58 siswa (kelas 1 – 6) serta 8 (delapan) tenaga didik. Kondisi lingkungan masih terbatas dengan jaringan internet, sehingga kehadiran buku-buku ini dinilai akan sangat memperkuat program dan aktivitas kegiatan belajar mengajar tanpa tatap muka.

Djoru menyampaikan, “Buku-buku rencananya akan dipilah-pilih sesuai jenjang tingkatan kelas. Untuk tetap memperhatikan protokol kesehatan, maka salah satu solusi terbaik dalam upaya memberikan semangat siswa terus bisa belajar dari rumah, pihak sekolah dapat meminjamkan buku selama berada di rumah secara bergantian dan terjadwal serta memberikan kesempatan bila ada siswa ke sekolah terutama ke perpustakaan dengan pola bergantian. Selama ini, proses belajar dari rumah, setiap guru akan melakukan pengawasan setiap hari sesuai jam belajar dengan datang langsung ke setiap rumah siswa (door to door) guna memberikan arahan kepada orang tua, tugas mata pelajaran dan materi pelajaran yang harus dipelajari.”

Corporate Communications Strategic of Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro pada kesempatan yang sama, menjelaskan, “Lion Air Group berterima kasih kepada seluruh pihak yang sudah memberikan bantuan – donasi berupa buku-buku seiring membantu saudara-saudara kita terutama anak-anak (siswa) SD Masehi Makamenggit di Sumba Timur. Lion Air Group bersama UPH Kampus Surabaya sudah merealisasikan dalam bentuk Buku dan Gerakan Membaca Makamenggit. Kegiatan ini terkonsentrasi agar terus mendukung kegiatan pembelajaran di situasi saat ini maupun mendatang.”