“Kami sebagai guru berusaha memberikan pembelajaran yang menarik bagi anak melalui video pembelajaran, power poin dan video-video menarik lainnya sehingga anak-anak tertarik untuk belajar” jelas guru yang akrab disapa Ummi Lilik.
“Melalui cara-cara tersebut, pembelajaran berjalan efektif. Hal ini dapat di lihat saat recalling dengan anak-anak, mereka dengan semangat menjawab semua pertanyaan yang diberikan” tambahnya.
Rosmawati. B,S.Psi selaku penanggungjawab sentra Imtaq dan wali kelas kelompok bermain turut berbagi pengalaman selama memberikan pembelajaran sentra sesuai tema kepada anak didiknya.
“Di masa pandemi, pembelajaran tema untuk anak diberikan setiap hari tentu berbeda dengan masa normal ketika dapat melakukan tatap muka melainkan sharing tema melalui aplikasi meet, dimana guru menjelaskan dengan menggunakan gambar pada power point ataupun pemutaran video” jelas ummi Ros (sapaan akrabnya).
“Penjelasan tema dapat juga dilakukan dengan mengirimkan beberapa gambar dan voice note mengenai tema yang berlangsung, para ummi tetap optimis menjelaskan tema walaupun dalam kondisi pandemi dengan pembelajaran jarak jauh” tambahnya.
Salah satu orang tua murid TK Islam Athirah 2, Angriany merupakan Ibu dari Affan (6th) dan Aafiyah (4th) turut menceritakan pengalamannya mendampingi anaknya belajar di rumah.
baca juga : Seluruh Rangkaian Kegiatan Milad 37 Tahun Sekolah Islam Athirah Resmi Ditutup
“Sejauh ini penyampaian materi yang diberikan ummi-ummi (panggilan guru-guru TK Islam Athirah 2) cukup bagus, penyajian materinya bervariasi dan mudah dipahami anak2” ungkapnya saat dihubungi via wa.
Saat ditanya mengenai kendalanya selama ini mendampingi anak belajar dari rumah, Ia mengatakan bahwa tidak ada kendala yang berhubungan dengan materi pembelajaran hanya saja perlu cara-cara khusus untuk membangu semangat belajar anak yang mulai jenuh belajar daring karena anak-anak lebih suka belajar di sekolah bisa bertemu da bermain dengan teman-temannya.
“Alhamdulillah, Affan dan Aafiyah perkembangannya selama daring lumayan bagus ummi walaupun mungkin pencapaian mereka berdua berbeda ya, untuk ade aafiyah pencapaiannya lebih ke komunikasinya dimana sekarang dia lebih vokal, sudah mengerti urutan shalat, mengenal huruf, dan menghafal beberapa surah pendek, kalau kakak Affan lebih menonjol diperkembangan mengaji, membaca dan menulis” jelasnya menggambarkan bahwa kedua anaknya tetap memperoleh stimulasi perkembangan yang baik meski harus belajar dari rumah.
TK Islam Athirah 2 tetap optimis dapat memberikan pembelajaran terbaik pada anak didik meski terkendala dengan segala keterbatasan karena pandemi covid-19.
Citizen reporter : Sri Rawanti

