MAKASSAR, KORANMAKASSAR.COM — Kongres DPP HIPPMAS yang ke XVI yang dipending pada 19 Juni 2022 sampai pada waktu yang tidak ditentukan setelah dibuka resmi pada 17 Juni 2022 di gedung BPSDM Sulsel lalu dikarenakan terjadi insiden dimana palu sidang hilang dan terjadi keributan dalam forum.
Namun selang beberapa hari kemudian, beredar undangan dimana kongres tersebut akan dilanjutkan di Hotel Kenari pada tanggal 22 Juni 2022. Akan tetapi, hasil dari kongres lanjutan tersebut menuai pro dan kontra di beberapa DPC/DPK sejajaran.
Pasalnya, kongres lanjutan tersebut cacat secara konstitusi dan cenderung dipaksakan meski tidak quorum dan SC yang hadir hanya 1 dari 5 orang steering comitte yang ada.
Salah satu DPC yang menyayangkan hal tersebut adalah DPC HIPPMAS Barat yang merupakan peserta penuh. Ketua DPC HIPPMAS Barat kemudian angkat bicara terkait hasil kongres lanjutan yang tiba-tiba beredar dimana Plt Ketua Umum DPC Hippmas Barat mendukung hasil dari kongres tersebut.
baca juga : HIPPI Sulsel Gelar Rapat Kerja Daerah Sekaligus Diskusi Panel
“Sebetulnya, hal seperti itu telah menciderai konstitusi organisasi yang telah disusun sedemikan rupa oleh para pendiri lembaga ini. Marilah kita memberikan penghormatan penuh dengan taat terhadap aturan HIPPMAS.
Jangan mengaminkan segala bentuk kesalahan dengan ikut arus”, ucap Andi Mangngiri salah seorang peserta penuh DPC HIPPMAS Barat melalui rilisnya, selasa (28/6/22).
Sementara Andi Faadiyah dengan nada yang sama juga mengatakan hal demikian. “Saya mewakili teman-teman di DPC HIPPMAS Barat sangat kecewa dengan keputusan yang diambil secara sepihak oleh Plt Ketua Umum”.
“Dimana kita sudah tahu bersama bahwa kongres tersebut cacat secara aturan namun Plt secara sepihak justru mendukung hal tersebut”, pungkas Andi Faadiyah yang juga menjadi peserta penuh dalam kongres tersebut. (*)

