Membangun Koperasi yang Inklusif dan Berkelanjutan
Naslindo juga berkomitmen untuk melatih ketua dan pengurus koperasi agar mampu mengelola koperasi dengan baik. Ia menekankan pentingnya mengajak anak muda untuk bergabung dan mengelola koperasi agar semakin berkembang. “Koperasi bisa dibentuk syariah untuk menghindari riba, dengan pengurus yang berasal dari MUI,” pungkasnya.
Peran Koperasi dalam Stabilitas Harga Pangan
Pengamat ekonomi Gunawan Benjamin, dalam sambutannya, menyoroti tingginya harga pangan saat ini. Ia meyakini bahwa koperasi yang berkecimpung dalam sektor pertanian bisa membantu menstabilkan harga pangan dan menguntungkan petani. “Harga kebutuhan pokok bisa dikendalikan jika petani menjadi supplier melalui koperasi, sehingga tidak tergantung pada tengkulak,” kata Gunawan.
baca juga : Mafia Solar Keroyok Wartawan di Takalar
Semangat Kolektif Wartawan dalam Mendirikan Koperasi
Ketua Koperasi Keluarga Pers Indonesia, Devis Karamoy, mengungkapkan bahwa koperasi ini dibentuk dengan semangat kolektif dari komunitas wartawan. “Koperasi jasa dipilih karena banyak hal yang bisa dilakukan untuk kesejahteraan anggota,” ujar Devis. Ia juga menambahkan bahwa koperasi ini telah menarik minat dari empat provinsi lainnya yang ingin bergabung, termasuk Aceh, NTT, dan DKI Jakarta.
Pelantikan dan Penyerahan Bendera Koperasi
Acara ini diakhiri dengan penyerahan bendera Petaka Koperasi oleh Plt Ketua Dewan Koperasi Indonesia Wilayah Sumatera Utara, Zulkifli Utama, kepada Ketua Koperasi Jasa Keluarga Pers Indonesia, Devis Karamoy. Selain itu, juga dilakukan penandatanganan MoU dengan lima perwakilan petani dari Kabupaten Langkat. (*)

