LSI Denny JA: Tiga Perkembangan Baru Pilpres di Ujung Tahun 2023, Yang Berjaya dan yang Tersingkir

-000-

Bagian 1 : Posisi Capres-Cawapres

Hasil survei simulasi kertas suara pemilu pilpres akhir Desember 2023, Prabowo Subianto–Gibran Rakabuming Raka tertinggi. Posisi kedua adalah Anies Baswedan–Muhaimin Iskandar. Posisi ketiga Ganjar Pranowo–Mahfud MD.

Prabowo–Gibran berada di posisi teratas dengan elektabilitas sebesar 43.3%. Posisi kedua Anies-Muhaimin dengan elektabilitas sebesar 25.3%. Posisi ketiga Ganjar-Mahfud dengan 22.9%. Sebesar 7.9% menyatakan belum memutuskan/rahasia/tidak tahu/tidak jawab.

Di lihat secara tren, elektabilitas Prabowo–Gibran menanjak sehingga perjuangannya adalah menang satu putaran. Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud selisih tipis, perjuangannya adalah saling menyingkirkan untuk lolos di putaran kedua.

Menjelang tutup tahun 2023, 47 hari menjelang pilpres 14 Februari 2023, terdapat tiga perkembangan yang patut menjadi catatan.

baca juga : Denny JA: Mengapa Gibran Menang Debat Cawapres Perdana 2023?

Pertama, Prabowo-Gibran stabil melampaui 40%. Dalam catatan LSI Denny JA, Prabowo-Gibran elektabilitasnya mencapai lebih dari 40% di mulai dari awal November 2023. Pada saat itu elektabilitasnya sebesar 40.3%.

Di akhir November 2023, elektabilitas Prabowo- Gibran menjadi 42.9%. Awal Desember 2023, elektabilitasnya masih di atas 40%, yaitu 41.2%. Sekarang di akhir Desember 2023 tetap di atas 40%, tepatnya di angka 43.3%.

Kedua, Ganjar-Mahfud merosot dan semakin stabil di bawah 27%. Pada bulan September 2023, elektabilitas Ganjar-Mahfud masih di angka 37.9%. Namun, memasuki akhir November 2023, turun menjadi 24.9%. Awal Desember naik menjadi 26.8%. Saat ini di akhir Desember elektabilitasnya sebesar 22.9%.

Ketiga, Anies-Muhaimin stabil menanjak, bahkan kini melampaui Ganjar-Mahfud. Bulan Oktober 2023, elektabilitas Anies/ Muhaimin hanya 15 persen.

Tapi di akhir November 2023, elektabilitas Anies-Muhaimin sebesar 24%. Kemudian awal Desember 2023 menjadi 23.8%, dan di akhir Desember naik kembali menjadi 25.3%.

Akhir Desember 2023, adalah kali pertama elektabilitas Anies-Muhaimin melampaui elektabilitas Ganjar-Mahfud.